Friday, April 27, 2012

Persimpangan Cerita


Senyummu....
Aku tak bisa lagi melihat itu setiap hari..
Bisakah aku jauh darimu?
Jauh dari gerimis yang sempat memberiku rintik-rintik cinta
Berpisah, satu kata yang ku benci
Bisakah kita bertemu lagi?
Bertemu pada episode yang lebih indah dari ini
Masihkah nanti kau mengingatku?
Aku yang hatinya telah kau curi,
Aku yang terpesona akan bahasa indah yang kau miliki
Maukah kau tetap mengingatku,
Mengingat namaku,
dan mengingat semua tentangku?
Disini ku kan merindukanmu

Sunday, February 5, 2012

Tak Tau Diri

Setiap kau menghampiri
kuingin berlari,
kau tak tau diri

Thursday, February 2, 2012

Pergi

jangan kembali lagi
kau kan sudah pergi
jika kau datang lagi
nanti hidupku kacau lagi
jangan pura-pura ingin berbagi
padahal kau ingin kacaukan pagi
sudahlahlah kau pergi
sejauh mungkin ke negeri bergerigi

Wednesday, January 25, 2012

Sampai Nanti

Malam ini angin berhembus ditelingaku
Beri sentuhan kata halus membongkah hati
Katanya ia rindu,
Rindu senyumku, rindu diriku
Bayangmu di mataku
Cintamu di hatiku
Janjimu kan kutunggu
Ku terdiam tak berarti tak cinta
Kusimpan semuanya dalam peti hati,
Terkunci rapat hingga kita berjumpa,
berjumpa disudut cerita
yang kau lukis di atas langit hati kita berdua

Friday, January 6, 2012

kembali

saat ku terdiam di atas atap awan putih,, angin berhembus kencang menampar diriku yang sedang menikmati indahnya langit biru, burung-burung mengusirku kemudian mencakar pipiku agarku lekas pergi dari langit.
mereka menyuruhku untuk berpijak di bumi, saat aku telah melayang jauh tentu aku tak mau untuk kembali kedasar.. lalu kumenatap keatas,, ku lihat jalan yang ku tempuh buntu dan ku sadar mereka bukan mengusirku tapi mereka memberiku isyarat untuk memulainya kembali dari awal. memilih jalan yang berujung pada akhir cerita hidupku, yang tak buntu dan terputus ditengah-tengah.

Saturday, December 24, 2011

Rindu

Ku lukis wajahmu di langit biru dengan awan-awan yang tersenyum padaku,
Rasi-rasi bintang yang telah tersusun ku ubah menjadi gambaran dirimu agar kau seperti bintang yang bercahaya nan indah dalam hati dan hidupku,
Hembusan angin adalah rindu yang kau sampaikan padaku,
Hujan itu rintik-rintik cinta yang kau beri untuk membasahi hatiku yang tandus,
Kasih... Lama kita tak jumpa,
Mereka hanya meredam kerinduan ini sesaat,
Saat ku rindu kutatap lukisanmu dilangit biru,
Sebelum ku tertidur ku pandangi bintang-bintang bersama cahaya yang kau berikan,
Namun tetap mereka adalah dirimu yang semu,
Tak dapat sepenuhnya menghapus luapan kerinduan yang telah membanjiri harap kosong nan sepi..
Kasih... Kapan kita kan berjumpa kembali??
Ku harap kita kan bertemu di bawah langit tempat pertama kita berjumpa,
Aku rindu................


Sunday, December 18, 2011

Tinta Putih

Saat itu lonceng-lonceng berbunyi, beri kebisingan di telingaku. Kemudian setelah aku melewati taman kosong tak berbunga, mereka diam beri hening dan sepi, yang terdengar hanyalah langkah kakiku yang berjalan menuju sebuah cerita yang kau buat pada secarik kertas hitam bertintakan putih.
"Aku menunggumu disudut cerita" ucapmu padaku melalui angin yang berhembus mengibaskan ujung jilbabku.
Kemudian bunga-bunga mulai tumbuh menghiasi taman, kupu-kupu kecil hinggap di ujung jari manisku, ia memberi senyuman manis padaku kemudian terbang mengelilingiku senbari berkata "Ini pertanda kau tlah dekat dengannya!"
Aku tak tahu seberapa dekat aku harus berjalan lagi untuk menemukannya. Selangkah atau dua langkah atau mungkin dekat itu beribu-ribu langkah lagi? Atau mungkin berjuta-juta langkah lagi? Aku tak tahu! yang ku tau setelah aku bertemu denganmu disudut cerita dibawah naungan atap langit di tengah rumput-rumput yang bergoyang tertiup angin pada saat itulah kertas hitam itu berubah menjadi putih, namun tetap dengan tinta putihnya. Hingga orang lain tak dapat membacanya, kecuali kau dan aku!!
Karena cerita itu hanya untuk kau dan aku!
Aku terus berjalan ditemani kupu-kupu kecil itu, hingga jauh dari kumpulan lonceng-lonceng yang tadi kulewati. Hingga mataku melihat dari kejauhan kau sedang duduk bersama rumput-rumput yang setia menemanimu.