Beban Hati

       Huah.................. Aku ingin benar-benar lepas dari semua ini, dari mimpi, khayalan, bayangan, harapan yang menyulitkan saya saat ini. Aku mencoba untuk tidak memikirkannya tapi tetap saja terfikirkan.Aku mencoba untuk tidak memimpikannya tapi tetap saja selalu memimpikannya, karena mimpi adalah bunga tidur yang datang bukan karena kehendakku. Aku mencoba untuk tidak mengingatnya tapi selalu teringat. Setiap aku sedang terdiam dan menghayal tentang semua harapan yang, semua itu selalu muncul dalam khyalan saya, sehingga keindahan itu pun memudar.
       Jika saya terus seperti ini, bagaimana saya bisa lepas dari semua ini? Bagaimana saya bisa benar-benar melupakannya? Jujur semua ini membuat saya tidak tenang, semua ini membuat saya risau, semua ini membuat saya kacau. Ingin rasanya saya marah, tapi setiap saya ingin mengeluarkan amarah saya hati kecil ini selalu melarangnya " Untuk apa marah? apa dengan marah dapat merubah keadaan? apakah dengan amarah aku aku dapat melupakannya? "
      Apa yang harus aku lakukan? Apakah aku akan terus seperti ini? Aku benci seperti ini!!! Aku merasa ini bukan diriku yang sebenarnya. Bukan aku yang benar-benar ceria seperti dulu, tapi aku yang ceria demi menutupi semua penat dan beban hati yang menurutku begitu berat.

Comments

  1. No anger can not change anything but it can make things more worst like I do my business assignment in anger and then I have to approach the business development assignment help because that assignment gets worst.

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

kembali

Jendela Pembatas

Angka dan Kata