Untuk Merpati
Saat dia kembali menyapa merpati,
Haruskah merpati kembali luluh?
Sebuah sapaan tak bermakna
Menyusun warna pelangi
Karena munculnya sang surya
Terlihat indah meski hanya sekejap
Terngat bahwa dia adalah pisau tajam yang telah memberi derita,
Pisau yang telah mencabik hati merpati
Dan teringat bahwa saat dia telah memiliki Nuri
Dan merpati hanyalah masa lalu baginya
Merpati….
Aku ingin kau tak mengharapkannya kembali,
Aku ingin kau menganggapnya sebagai angin yang hanya berhembus dalam kehidupanmu
Merpati…..
Kembalilah terbang…
Kembalilah terbang untuk melihat aurora yang lebih indah dari pelangi….

Comments
Post a Comment